Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021
Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021

REVISI JUKNIS TUNJANGAN INSENTIF GBPNS PADA RA DAN MADRASAH 2021

Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021
Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021

Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021– Petunjuk Teknis Tunjangan untuk Guru pada Raudatul Athfal dan Madrasah Tahun 2021 akan cari pada akhir tahun ini. Beberapa informasi terkait hal tersebut sudah bisa kita dapatkan saat ini.

Namun sayangnya belum seluruh guru non-PNS bisa mendapatkan insentif tersebut. Karena ada beberapa syarat dan kriteria yang harus terpenuhi dalam aplikasi SIMPATIKA.

Baca Juga : Kelengkapan Berkas dan Syarat Tunjangan Insentif GBPNS

Adapun besaran yang diterima oleh guru yang masuk pada kriteria GBPNS adalah 250000 (dua ratus lima puluh ribu) perbulannya. Tidak ada potongan apapun dalam penyaluran tunjangan ini, kecuali hanya pajak saja.

Pemberian insentif langsung masuk pada rekening masing-masing guru non PNS yang masuk dalam kriteria penerima. Sedianya dalam juknis revisi ini, tunjangan akan diberikan setiap satu semester sekali.

REVISI JUKNIS TUNJANGAN INSENTIF GBPNS RA DAN MADRASAH 2021

Perubahan (revisi) yang dimaksud dalam ulasan artikel ini adalah SK Dirjen Pendis Nomor 3877 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7242 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Insentif Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil Pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2021.

Dalam surat revisi juknis tersebut, ada beberapa perubahan terkait mekanisme pelaksanaan. Kalau kita simak lebih lanjut pada bagian point 3 mengenai Besaran Tunjangan Insentif

Terdapat perubahan redaksi dalam juknis SK Dirjen Pendis Nomor 7242 Tahun 2020 dengan SK Dirjen No. 3877 Tahun 2021.

SK Dirjen No. 7242 Tahun 2020 Besar tunjangan insentif adalah Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) per orang per bulan, dan berlaku untuk 12 (dua belas) bulan (terhitung mulai bulan Januari – Desember 2021), sehingga total penerimaan untuk 1 (satu) tahun adalah Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah). Jumlah itu diberikan kepada guru secara penuh dan tidak dibenarkan adanya pengurangan, pemotongan atau pungutan dengan alasan apapun, dalam bentuk apapun, dan oleh pihak manapun, kecuali pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
SK Dirjen Nomor 3877 Tahun 2021 Besaran Tunjangan insentif adalah Rp. 250.000,- (dua satus lima puluh ribu rupiah) per orang per bulan
Trending  Juknis Pelaksanaan Bimtek Penerapan EDM dan e-RKAM Tahun 2021

Dalam revisi juknis ini tidak ada jumlah nominal insentif yang diberikan sebanyak 3.000.000,-. Pada point 3b dan 3c berbunyi seperti di bawah ini :

Tiap guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis ini, menerima Tunjangan Insentif Rp. 250.000,- per bulan sesuai dengan anggaran yang tersedia di tahun berjalan (on-going), meskipun mengajar pada 2 (dua) RA dan Madrasah atau lebih.

Penyaluran tunjangan insentif diberikan kepada guru secara akuntabel dan proporsional, serta tidak dibenarkan adanya pengurangan, pemotongan, atau pungutan dengan alasan apapun, dalam bentuk apapun, dan oleh pihak manapun, kecuali pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Demikian perubahan yang ada dalam revisi Juknis Tunjangan GBPNS Tahun 2021.

Selengkapnya mengenai Revisi Juknis Tunjangan Insentif GBPNS Untuk Guru Ra dan Madrasah dapat Anda Download di bawah ini :

Demikian informasi mengenai Revisi Juknis Tunjangan GBPNS RA dan Madrasah Tahun 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *